Kehidupan Dunia Sangatlah Sebentar

Sepanjang-panjangnya umur manusia, dia akan merasakan masa hidup di dunia sangat singkat saat di akherat.
“Allah bertanya : “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi ?”. Mereka menjawab, kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung. Allah berfirman : “Kamu tidaklah tinggal di bumi melainkan sebentar saja kalau kamu mengetahui.”
(QS. Al – Mukminuun : 112 – 115).

Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) kecuali hanya sekedar sesaat saja di siang hari.
(QS. Yunus : 45).

Jika dibandingkan dengan masa berdiri saja di hari kiamat, usia manusia tidak ada apa-apanya. Sebagian ulama menjelaskan bahwa masa berdiri di hari kiamat adalah sepanjang 50 ribu tahun hitungan dunia. Hal ini berdasarkan ayat Al-Qur’an surat Al Ma’arij ayat 4 :
…. pada suatu hari yang kadarnya adalah 50 ribu tahun.

dan juga Hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan Muslim tentang adzab yang akan diterima orang yang tidak mau mengeluarkan zakat.
“Tidaklah pemilik emas dan perak yang tidak yang tidak menunaikan haknya (zakatnya) kecuali pada hari kiamat akan dibuatkan lempengan logam dari api kemudian dipanaskan kepadanya di neraka jahanam. Disetrikakan pada sisi tubuh, dahi dan punggungnya. Setiap kali dingin, diulanginya lagi. Pada hari yang kadarnya adalah 50 ribu tahun hingga ditetapkan keputusan untuk para hamba sehingga terlihat jalan (akhirnya) apakah ia akan ke surga atau ke neraka.
( HR. Muslim, dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu).

Ingatlah, sebelum ditentukan nasib para hamba masuk surga ataukah masuk neraka, ada tahapan berdiri menunggu selama 50 ribu tahun.
Sungguh, kehidupan di dunia sangatlah sebentar.

Sumber :
Surga Yang Dirindukan Neraka Yang Ditakutkan, Abu Utsman Kharisman, penerbit Attuqa, hlm. 41 – 43.

Be the first to comment on "Kehidupan Dunia Sangatlah Sebentar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*